Pernahkah Anda terpikirkan untuk menjadi penulis blog di internet?
Artinya, anda menjadi penulis yang dibayar, tentunya. Dari satu artikel berkualitas yang anda tulis anda dapat menghasilkan banyak uang dengan cara menawarkan jasa penulisan melalui blog.
Sekarang ini sudah banyak yang memanfaatkannya untuk menjadi penghasilan tambahan di samping pekerjaan utama. Dengan bermodalkan keahlian menulis saja seseorang bisa memperoleh sekitar dua hingga tiga juta perbulan. Menarik, bukan?
Fakta ini tidak sembarangan ditulis melainkan ada kisah nyata yang memang dirasakan oleh blogger yang memanfaatkan keahlian menulisnya untuk memperoleh penghasilan dari internet. Bahkan, mereka dibayar dengan kurs dolar. Kisah nyata tentang pekerja lepas itu dapat anda baca di sini.
Jadi, anda bayangkan saja jika satu karya anda dihargai 10 dolar dalam sekali transaksi satu hari. Rata-rata proyek yang diselesaikan antara 15 sampai 20 per minggu.
Jasa menulis di internet ini tentu tidak semudah yang dibayangkan. Tentu anda juga harus memiliki keahlian menulis. Tapi, keahlian menulis saja tidak cukup bila tidak disertai pengetahuan tentang internet marketing. Artinya, bagaimana membuat tulisan anda lezat di hadapan pembaca dan mudah di cari melalui mesin penelusur.
Nah, di sinilah tantangan menjadi seorang penulis blog yang bisa menghasilkan uang (dolar) dari internet. Setidaknya ada dua prasyarat sebelum anda terjun ke dunia kepenulisan di internet. Dua prasyarat ini wajib dipenuhi agar uang dapat anda dapatkan. Berbeda jika anda hanya menulis sebagai penuang ide-ide brilian anda tanpa dipusingkan dengan materi yang akan anda dapatkan dari menulis itu.
Lalu apa saja dua prasyarat itu? Berikut jawabannya.
1. Banyak membaca
Ini adalah mutlak. Anda tidak akan menjadi penulis jika anda tidak pernah membaca. Ibarat memasak, anda tidak akan pernah bisa mengahasilkan nasi jika berasnya saja tidak ada. Apa yang akan anda masak?
Demikian juga dengan menulis. Jika tidak ada bekal dalam mengolah kalimat dan kata maka anda akan tersedak ketika akan memulai. Dan bekal dari mengolah kata itu tentu datang dari seringnya anda membaca.
Dari seringnya bacaan yang anda baca juga akan mempengaruhi gaya menulis anda. Apakah bergaya investigatif, bertutur, atau menjelaskan itu bergantung dari bacaan yang sering anda konsumsi. Saran saya, bacalah berbagai gaya bacaan seperti novel, artikel, buku tutorial, dan koran/majalah.
Dari gabungan bahan yang anda baca tersebut akan muncul dengan alami gaya kepenulisan anda. Jika sudah menemukan gaya anda maka pertahankan dan terus poles sehingga benar-benar menjadi ciri khas karya anda.
Contoh yang paling gampang adalah gaya kepenulisan Dahlan Iskan dalam menuturkan perkembangan di kementerian BUMN. Setiap hari senin beliau selalu menulis tentang beberapa hal terkait dengan program dan kegiatan yang telah dan akan dilakukan. Anda bisa menyimak tulisannya di koran Jawa Pos dan amati gaya penulisnya.
2. Memahami SEO (Search Engine Optimization)
Jika di atas mengenai bagaimana menjadi penulis, maka di sini anda dituntut meracik tulisan itu. Karena tujuan dari menulis di artikel ini adalah mengahasilkan uang dari internet maka tentu anda harus menyesuaikan denga selera internet. Mengapa demikian?
Menulis buku dan menulis di internet adalah media yang berbeda meskipun aktifitasnya sama. Jika anda menulis buku cukup memikirkan pembaca, maka di internet anda haru memikirkan dua, yakni pembaca dan mesin pencari.
Anda tentu tidak mau kan karya brilian anda tergeletak begitu saja tanpa ada satu pun yang membaca? Nah, di sinilah pentingnya pengetahuan tentang menguatkan tulisan anda. Dengan kata lain, anda dituntut untuk bisa mendandani tulisan anda sehingga tampak molek di mesin pencari.
Bila tulisan anda molek di mesin pencari dan lezat di hadapan pembaca maka anda sudah menyelesaikan dua prasyarat sebagai penulis di internet melalui blog.
Tapi, tunggu dulu. Apa yang anda baca dari tadi tidak semudah kalimat-kalimat ini tertulis. Saya juga ingin mengeluarkan anda dari dunia teori sehingga anda tidak terjebak bahwa menjadi penulis itu gampang dengan hanya membaca artikel ini. Tentu tidak.
Faktanya adalah anda harus mau berlatih menulis, sesederhana apa pun. Pertanyaannya adalah bukan mau atau tidak, tapi mau melakukan atau tidak? Semakin sering berlatih anda akan semakin mahir menulis. Dan jangan lupa diimbangi dengan semakin sering membaca.


Leave a Reply